Bagaimana Kita Menanggapi Lavender Palsu di Semeru

[4] Verbena Brasiliensis Vell РDipetik Salah, Ga Dipetik Juga Salah. Seperti Buah Simalakama.

Foto kiriman Travelnatic Magazine (@travelnatic) pada

photo from @endahbahriah

Terus baiknya gimana dong?

Biarpun sepele, tetap harus disikapi dengan bijak. Pertama, mari stop membully, karena itu tidak baik efeknya untuk pembully maupun yang dibully. Ga ada gunanya, dan kurang baik bagi kesehatan jiwa. Membully itu kebiasaan buruk. Kalau pun terlalu jengkel, keluarkanlah dengan nasehat yang baik dan untaian kata yang mudah diterima. Jadi orang mengerti.

Setidaknya ada 3 jenis saran terkait memetik VB Vell “Lavender Palsu” ini. Pertama untuk yang Kontra, kedua untuk yang Pro, Ketiga untuk mendukung program TNBTS.

Buat yang pro :

  1. Petik dengan baik. Sebaiknya akarnya. Tinggalkan tanah yg diakar, jangan dibawa pulang. Bawa juga batang dan akarnya sampai ke kota, masukkan ke tong sampah. Bunganya bisa kamu simpan buat pacarmu. Jangan biarkan bijinya berceceran. Jika bisa masukkan ke dalam plastik. Lebih baik membawa bunga yang muda, karena bijinya belum matang, potensinya untuk tumbuh mungkin lebih kecil daripada biji yg sudah kering.
  2. Tidak perlu merasa jadi pahlawan karena dengan memetik bunga bagian atas saja, itu ga menyelesaikan persoalan. Justru berpotensi menebar benih jika caranya salah. Jika semua cara udah benar dan tidak ada biji yang tercecer, itu pun hanya menghambat pertumbuhannya di kawasan.

Bagi yang Kontra :

  1. Jangan jengkel dan lantas membully. Toh TNBTS tidak melarang dan VB Vell secara ilmiah memang gulma di kawasan TNBTS. Jika memetik bunga dilakukan dengan benar, memetik bunga itu bisa mengurangi biji yang akan tumbuh di musim hujan berikutnya. Cukup membantu mengendalikan populasinya, meski tidak memberantas habis.

Bagi yang mendukung program TNBTS :

  1. Dukung TNBTS untuk merestorasi kawasan TNBTS. Koordinasi dengan TNBTS, siapa tau ada program memberantas VB Vell dan menanami oro-oro ombo dengan tanaman aslinya.
  2. Beri himbauan agar memetik dengan benar, rapi dan tidak mengganggu nilai estetik dari Oro-oro Ombo. Agar Oro-oro Ombo tetap enak dipake buat foto-foto. Tentu saja ini penting bagi yg suka foto. [Nurul Amin/End]
Bagikan artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *