Bantu Inez Temukan Yvan dan Lina yang Hilang di Pulau Palambak

Bantu Inez Temukan Yvan dan Lina yang Hilang di Pulau Palambak

posted in: Foreign Tourists, Informasi | 0

Dua orang wisatawan asal Belgia dan Jerman diinformasikan hilang saat berwisata di Pulau Palambak, Aceh Singkil. Mereka adalah Yvan Meers (Lk) warga negara Belgia dan Lina Keil (Pr) warga negara Jerman. Yvan Meers dan Lina Keil terlihat terakhir kali pada tanggal 14 Januari 2017 menggunakan Kayak di Pulau Palambak, Aceh Singkil.

Kronologi hilangnya dua wisatawan Eropa ini seperti tertulis di koran Serambi :

  1. Yvan dan Lina pada tanggal 5 Desember 2015 menginap di losmen Lae Kombih di Desa Pulau Balai, Kec. Pulau Banyak.
  2. Esoknya mereka check out dengan menitip tas pada pemilik losmen sambil memberitahukan akan berkemah selama 2 (dua) pekan, tapi tanpa memberitahu daerah tujuan.
  3. Keduanya menggunakan Kayak (boat) sewaan.
  4. Yvan dan Lina seharusnya sudah kembali ke Jerman pada tanggal 1 Januari 2017. Hal itu sesuai dengan pesan singkat (sms) yang Lina kirimkan pada saudaranya di Berlin, Jerman. Sejak saat itu keduanya dinyatakan hilang.
  5. Tim SAR telah menghentikan pencarian kedua turis tersebut setelah melakukan 7 (tujuh) hari pencarian.
Yvan Meers dan Lina Keil

Adapun ciri-ciri keduanya yaitu :

Yvan Meers : Laki-laki dewasa. Warga negara Belgia. Tinggi 185 cm. Usia 38 tahun. Rambut dicukur pendek dengan GIMBAL di rambut bagian belakang. Mata berwarna hijau. Ada tindik di hidung (tengah). Ada 2 tatto hitam di kedua lengan.

Lina Keil : Perempuan dewasa. Warga negara Jerman. Tinggi badan 180 cm. Usia 30 tahun. Rambut GIMBAL panjang berwarna pirang. Badan kurus. Mata berwarna coklat dengan tindik di bagian tengah. Tatto kecil hitam di bagian belakang telinga. Tatto garis di lengan bagian atas.

Jika menemukan mereka, harap hubungi Kantor Kepolisian terdekat, atau hubungi :

  • Kedutaan Besar Belgia : +62 (021) 316 20 30 / +62 816 947 859 atau email : jakarta@diplobel.fe.be
  • Kedutaan Besar Jerman : +62 (021) 3895 5000 / +62 811 152 526

Informasi mengenai pencarian Yvan dan Lina ini diperoleh dari publikasi di akun facebook Inez Pessoa pada tanggal 14 Januari 2017. Inez adalah mantan istri dari Yvan dan memiliki anak berusia 9 tahun dari hubungan mereka. Inez dan Yvan telah saling mengenal sejak 20 tahun, dan mereka membina hubungan selama 14 tahun. Dalam percakapan melalui facebook antara Inez dengan koran Serampi (19/1), Inez terdorong terus melakukan pencarian meski tim SAR telah menghentikan pencarian secara resmi. Hal ini lantaran hubungan baik antara Inez dan Yvan tetap terjaga layaknya keluarga meski mereka telah bercerai.

“Yvan is my exhusband, and father of 9 years old son. We know each other 20 years of which 14 years in relationship, still work together as a family” kata Inez seperti dikutip Serambi.

Berita kehilangan dan reward bagi yang menemukan Yvan Meers dan Lina Keil yang diunggah oleh Inez Pessoa tangal 16 Januari 2017

Dalam publikasi tersebut, Inez akan memberi imbalan sebesar 21 juta rupiah untuk siapa saja yang menemukan dan membawa mereka ke tempat yang aman. Imbalan ini bukan bagi yang hanya memberi petunjuk saja.

“Reward 21.000.000 IDR. To find and bring them to safety, not for tips” katanya seperti tertulis dalam koran Serambi. Imbalan akan dikirim ke rekening orang yang menemukan setelah adanya konfirmasi dari pihak kepolisian dan kedutaan besar Belgia di Indonesia. Jika tidak memiliki rekening, imbalan akan disampaikan melalui kedutaan besar Belgia di Indonesia.

Pada tanggal 17 Januari 2017 lalu, Inez dalam komentarnya di facebook, menyakinkan bahwa Yvan dan Lina belum meninggalkan pulau Sumatera.

“I can state that: 1. YES, SAR, SPECIAL RESCUE UNIT HAS ALREADY SEARCHED ASWELL AS INDONESIAN POLICE with who we work closely together. 2. YVAN AND LINA HAVE NOT LEFT SUMATRA. 3. YVAN AND LINA ARE NOT STAYING AWAY VOLUNTARALY. AND ARE IN THE URGENT NEED OF RESCUE (if possible)” tegasnya di komentar tersebut.

Publikasi Inez di akun facebooknya menuai banyak simpati, saran-saran, pertanyaan, dan harapan agar Yvan dan Lina segera ditemukan dalam keadaan sehat.

Hingga berita ini ditulis (20/1), Yvan dan Lina belum ditemukan. Belum ada perkembangan terbaru atau progress positif mengenai keberadaan dua turis mancanegara ini. Sejauh ini, Informasi satu-satunya yang bisa digunakan untuk membantu pencarian hanyalah informasi pada poster atau yang tertulis dalam publikasi Inez Pessoa di akun facebooknya.

PULAU PALAMBAK, KEPUALAUAN BANYAK, ACEH SINGKIL

Pulau Palambak merupakan satu pulau dari Kepulauan Banyak. Pulau ini secara administrasi terletak di Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Nangroe Aceh Darussalam. Pulau Palambak yang terletak di perbatasan NAD dengan Sumatera Utara membuatnya banyak diakses dari Sumatera Utara.

Di pulau Palambak, turis biasanya menikmati laut di pantainya yang tenang, dangkal, dan landai. Sangat aman untuk aktivitas berenang atau bermain kayak sambil menikmati indahnya dasar laut berpasir putih. Selain itu juga pemandangan hamparan pohon kelapa yang menghiasi pesisir pantai Pulau Palambak.

Nah, bagi kawan-kawan semua yang kebetulan berlibur di sekitar pulau Palambak antara tanggal 5 Desember 2016 sampai awal Januari 2017, jika kebetulan pernah melihat atau berpapasan, berfoto bareng, atau bahkan berkegiatan bareng dengan Yvan Meers dan Lina Keil, atau dengan salah satunya selama periode tanggal tersebut. Kawan-kawan dapat membantu memberi update informasi untuk memudahkan pencarian. Lihat gambar Yvan dan Lina diatas, serta ciri-cirinya yang tertulis dibagian bawahnya. Informasi berupa foto atau video pada periode tanggal tersebut akan membantu mengkonfirmasi keberadaan keduanya. Seluruh informasi dari berita kehilangan ini berasal dari akun facebook Inez Pessoa : https://www.facebook.com/inez.pessoa . Mari kita bantu Inez untuk menemukan Yvan dan Lina. [End]

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1K
    Shares
Follow Travelnatic:

Travelnatic Magazine is magazine about tourism and traveling in Indonesia or by Indonesian. Every people can shared their travel story here. Send me by email at redaksi@travelnatic.com

Komentar Pembaca