Ekspedisi di Thailand, Tim UGM Berhasil Jelajahi 4 Distrik

Ekspedisi di Thailand, Tim UGM Berhasil Jelajahi 4 Distrik

posted in: Destination | 0

Setibanya di Provinsi Songkhla, Thailand Selatan pada 1 Mei 2017, tim UGM International Expedition 4 disambut oleh Mr. Chaiporn Siripornpibul, Senior Geologi di Departement of Mineral Resourches (DMR) Satun Geopark dan beberapa staf ahli di Bandara Hat Yai. Tim lantas menuju Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Hat Yai Distrik, Provinsi Songkhla, Thailand Selatan yang memakan waktu 1 jam dengan akomodasi penuh dari Satun Geopark.

Di KRI, tim disambut oleh Kepala Konsulat dan Staf, lalu mengurus perijinan kegiatan dan pendataan selama berkegiatan di Thailand. Perjalanan diteruskan menuju Distrik Ngu Distrik, Provinsi Satun pada 4 Mei sebagai lokasi basecamp utama. “Kami juga mengadakan presentasi di Satun Geopark sebelum melakukan observasi kawasan dan pemetaan gua, yang dihadiri oleh Direktur Kepala Geopark Satun dan jajaran stafnya. Presentasi hasil pun akan diadakan pada tanggal 21 Mei,” Ujar Heni Ismawati, Mahasiswa Sekolah Vokasi prodi D3 Metrologi dan Instrumentasi.

Eksplorasi yang semula berfokus di distrik Thung wa pun akhirnya diperluas ke 3 distrik lainnya, yakni La Ngu, Manang dan Khuan Ka Long dan berlangsung selama 12 hari penuh bekerja sama dengan staf ahli DMR Geopark Satun. Eksplorasi meliputi observasi geomorfologi kawasan karst Thailand Selatan dan menuju titik mulut gua yang telah diinterpretasikan sebelumnya, serta memetakan 7 gua yang keseluruhan memiliki ciri khas seperti komposisi batuan tua dan dominan campuran argillaceous limestone dan pure limestone.

“Tim telah menemukan 26 koordinat titik mulut gua, dan 3 di antaranya ditemukan di pulau Taban, pulau berbentuk kopyah warga muslim yang konon memiliki 50 gua baik horizontal, vertikal dan hanging cave,” tambahnya dengan informasi dari Phi Dam, guide lokal dari pesisir distrik Thung Wa Barat dan Mr. Narongrit Thungpure, Direktur Geopark Satun.

Selama eksplorasi tim berhasil melakukan observasi dan wawancara kepada Kepala Suku Maniq Manang dan warganya yang hidup di pedalaman hutan Thailand Selatan dengan menggunakan bantuan ahli terjemah bahasa dari Staf Ahli DMR. Jumlahnya kini hanya berkisar 300an dan tersebar di 4 distrik Thailand Selatan, serta dari satu grup yang berjumlah 36 orang hanya 3-4 yang dapat berbahasa Thai dengan lancar dan selebihnya memakai bahasa Maniq.

SRT training juga sukses menarik animo staf ahli DMR Satun Geopark dan berlangsung sehari di La Ngu Distrik. Kegiatan diisi dengan penjelasan tentang standar operasioanal (SOP) Caving di MAPAGAMA, teknik Single Rope Technique (SRT), simpul dan diakhiri sesi sharing. Di akhir eksplorasi, Tim berharap dapat terus menjalin kolaborasi dengan Satun Geopark guna meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan kawasan karst maupun konsep geopark dalam upaya perlindungannya.[End]

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    1.1K
    Shares
Follow Travelnatic:

Travelnatic Magazine is magazine about tourism and traveling in Indonesia or by Indonesian. Every people can shared their travel story here. Send me by email at redaksi@travelnatic.com

Komentar Pembaca