INTIP SEPERTI APA TREN WISATA 2021

Pandemi telah melumpuhkan sektor pariwisata sejak Maret 2020. Tahun ini pandemi Covid-19 belum hilang di seluruh dunia. Namun keinginan kita untuk tetap bisa merencanakan liburan yang aman dan menyenangkan tentu akan selalu ada.

Mengawali tahun ini, Travelnatic mengadakan survey singkat dan sederhana, kepada responden dengan rentang usia 18 – 55 tahun. Kami mengajukan pertanyaan mengenai wisata seperti apa yang ingin para responden lakukan di tahun ini dan harapan mereka tentang pariwisata 2021.

Tentunya mereka ingin berwisata dengan cara yang berbeda tahun 2021 ini. Banyak dari responden berharap tempat-tempat wisata bisa tetap dibuka dan wajib beradaptasi dengan kondisi new normal yang memperhatikan aspek kebersihan, keamanan, kenyamanan dan implementasi protokol kesehatan. Selain daripada itu, destinasi pariwisata harus terus dikembangkan dari segi fasilitas wisata, fasilitas umum, sarana dan prasarana guna meningkatkan daya tarik wisata.

Kelompok usia 18-24 tahun lebih memilih mencoba hal baru. Sebagai gaya hidup, liburan bagi kaum milenial adalah saatnya mengunjungi tempat-tempat yang instagramable. Mereka cenderung ingin mencoba sesuatu yang baru dan lebih dahulu ketimbang orang lain. Karena itu bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi mereka.

Destinasi yang dipilih adalah tempat yang belum banyak dikunjungi orang. Mereka menghindari tempat yang mainstream karena lokasi yang tidak banyak orang tahu membuat mereka lebih nyaman.

Kelompok usia 25-55 tahun banyak memberikan jawaban, ingin menghabiskan waktu yang berkualitas bersama dengan orang-orang terdekat. Mereka memilih kegiatan di alam terbuka dengan suasana sejuk dan udara yang dingin. Menginap di villa, resort, bermain pasir juga ombak di pantai dan berkemah di gunung menjadi rencana liburan mereka tahun ini.

Wisata domestik diperkirakan akan lebih cepat pulih ketimbang luar negeri karena adanya beberapa kebijakan dalam melakukan perjalanan ke luar negeri. Dengan ini kita semua berharap pariwisata Indonesia bisa terus maju, berdaya saing serta mengedepankan kearifan lokal.

Dengan bantuan peningkatan tren teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, maka berbagai informasi mengenai produk dan destinasi wisata dapat disampaikan pada calon wisatawan melalui media travel blog, online media sosial, serta aplikasi pada smartphone. Tingginya jumlah pengguna media sosial dan sifatnya yang memungkinkan komunikasi dua arah, menjadikan media sosial sebagai media promosi paling ideal.   [End]

Bagikan artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *