KABUT SAAT SUMMIT

posted in: Tips & Trik | 0

Kabut merupakan fenomena alam yang pasti akan ditemukan ketika mendaki gunung. Apa sebenarnya kabut itu? Menurut istilah yang diakui secara internasional, kabut adalah embun yang mengganggu penglihatan hingga kurang dari 1 Km. Saat ini ada empat jenis kabut, antara lain Kabut Advection, Kabut Frontal, Kabut Radiasi, dan Kabut Gunung. Kabut yang sering kita jumpai pada saat mendaki yaitu Kabut Gunung.

 

Bagaimana terbentuknya kabut gunung?

Kabut gunung terbentuk ketika uap air bergerak menuju ke atas melewati lereng-lereng gunung. Udara dingin bergerak ke atas lereng sampai tidak sanggup menahan uap air. Titik-titik kabut kemudian terbentuk di sepanjang lereng gunung. Lalu, bagaimana jika ketika mendaki kita terjebak dalam kabut gunung?

 

Berikut tips untuk menghadapi kemungkinan kondisi kabut saat summit:

  • Jangan sampai terpisah dari rombongan
  • Lebih baik berhenti dulu kalau kurang yakin dengan jalur yang dilalui
  • Gunakan buff, kupluk, syal dan apparel lainnya agar hidung, leher dan tubuh tetap hangat
  • Selalu sedia jaket windproof & sarung tangan, hindari penggunaan bahan jeans
  • Bawalah selalu P3K, emergency blanket, minuman dan cemilan karbo ketika summit
  • Jika perlu, isi tumbler dengan minuman jahe atau bandrek panas karena belum tentu menunggu hilangnya kabut bisa sebentar
  • Ketahuilah kemampuan diri dan team dibandingkan dengan kondisi alam yang ada di sekitar
  • Jika situasi tidak memungkinkan, lebih baik menunda summit attack. Safety is first
  • Berdoalah agar diberikan keselamatan sepanjang perjalanan

 

Tips Kabut Saat Summit. Foto: Dok Andika Anjani

 

Penyunting : Dya Iganov

Dokumentasi foto : Andika Anjani

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Follow Dya Iganov:

Tinggal di Bandung. Menggemari kegiatan traveling sejak kecil. Aktif di Voluntrider (Rider - Volunteer) Perjalanan Cahaya. Aktif mempromosikan wisata Indonesia, khususnya Jawa Barat lewat artikel diberbagai majalah dan blog. Pemilik www.dyaiganov.com

Leave a Reply