Kemping Bersama Siberian Husky Kesayangan

“What a beautiful world it would be if people had hearts like huskies”


Oleh : Andika Putri


Siberian Husky, salah satu anjing ras yang sering ditemui di daerah iklim dingin. Teman kemping yang berjiwa bebas, pintar, bersahabat dan gesit. 

Sebagai salah satu dari dua ras anjing yang paling mirip dengan serigala. Siberian Husky memiliki kekuatan gigitan yang cukup besar hingga 320 psi (pounds per square inch : salah satu satuan untuk mengukur tekanan dalam british standard/imperial units). 

Siberian Husky bukan anjing yang suka menggigit atau menggonggongi orang tak dikenal karena mereka penyayang, sangat ramah dan sering dikatakan terlalu baik. Anjing jenis Husky dapat hidup di iklim tropis seperti Indonesia, namun dengan perawatan tertentu untuk menyesuaikan kondisi tubuhnya.

Siberian Husky Pemberian Kawan


Agustus tahun 2019, seorang kawan memberikan seekor Siberian Husky jantan berwarna hitam-putih untuk dipelihara olehku dan Jhon. Tentu saja diberi cuma-cuma alias gratis karena pemilik sebelumnya sudah tidak bisa memelihara anjing. 

Kebetulan, kami berdua penyuka anjing. Namun sudah lama tidak memelihara hewan yang dikenal sangat setia tersebut. Kami senang sekali ketika mendapatkan seekor Siberian Husky. Dia mudah berkawan dengan siapa saja, termasuk para pengunjung yang akan datang ke kedai kopi kami. Selain itu, setiap sore Siberian Husky bisa jadi teman jalan-jalan keliling lingkungan sekitar.

Kami pun mengganti namanya menjadi Nusco, sama dengan nama kedai kopi. Kata pemilik sebelumnya usia Nusco sudah 7 tahun. Bukan usia muda lagi bagi seekor anjing. Jika dikonversi ke umur manusia, maka usianya sudah 49 tahun umur manusia pada saat diberikan pada kami. 

Nusco memiliki trauma dengan benda tertentu dari pemilik-pemilik sebelumnya. Diantaranya dia takut melihat gagang sapu. Dugaan kami karena pernah dipukul dengan benda tersebut sebelumnya.

Nusco sering kami ajak jalan-jalan setiap sore. Hanya dalam beberapa hari saja dia sudah jadi pusat perhatian bagi siapapun yang melihatnya. Beberapa anak kecil sering menyebutnya serigala. Kawan-kawan yang datang ke kedai pun banyak yang berteman dan minta foto dengan Nusco. Sangat wajar karena Nusco adalah anjing Siberian Husky yang tenang dan sedikit sekali menggonggong.

Kemping Bersama Siberian Husky

Siberian Husky – Jhon membuat api unggun bersama Nusco Husky. Dok. Andika Putri

Nusco sangat suka diajak jalan-jalan. Oleh sebab itu, tanggal 19 Oktober 2019 kemarin kami membawanya kemping pertama kali. Tujuannya ke gunung Burangrang, Kabupaten Bandung Barat. Kami berangkat menggunakan motor. Jhon menyetir dan Nusco kupangku di jok belakang motor. Sebuah PR yang lumayan sulit. Sebabnya, Nusco belum pernah dibonceng motor dengan jarak yang lumayan jauh. Badannya memang berat. Selain itu, dia cukup susah untuk diam dan duduk tenang. 

Tips ketika membawa pet atau hewan peliharaan untuk kemping yaitu jangan lupa bawa persediaan makanan dan minumannya. Bawalah rantai/harness yang bersahabat dengan tubuh hewan jika jenis hewan peliharaan senang berlari-lari. Pastikan tubuhnya dalam kondisi fit sebelum berangkat kemping. Kalau perlu mintalah izin ke area kemping untuk membawa hewan. 

Hewan peliharaan tentu butuh adaptasi di lingkungan baru. Apalagi kemping biasanya bermalam. Jadi kita memang harus peka dengan ekspresi di wajah dan gerak tubuhnya. Apakah dia nyaman, takut, kuatir atau justru senang.

Siberian Husky – Saya bersama Nusco Husky. Dok. Andika Putri

Di Burangrang kami memutuskan untuk camp di hutan pinus. Awalnya Nusco hanya mau jika di dekat kami dan belum berani pergi jauh ketika rantainya dilepas. Tak berapa lama, di luar dugaan, dia semakin menunjukkan antusiasme berlari-lari. Nusco juga senang dekat dengan api unggun yang kami buat. Dia bisa tidur dengan nyenyak di malam hari setelah kepalanya kami elus-elus. Keesokan paginya Nusco kami ajak menjelajah hutan Burangrang, lalu siang hari kami pun pulang. Nusco cukup kelelahan ketika tiba di rumah sampai-sampai setelah minum langsung tertidur pulas.

Kemping kedua kalinya dengan Nusco terjadi pada tanggal 1 Agustus 2020. Kali ini Nusco dibawa dengan menggunakan mobil. Kami pergi ke Bincarung. Sebuah buper di kaki gunung Bukittunggul, Lembang.

Memori Bersama Siberian Husky


Seperti biasa, Nusco senang setiap diajak jalan-jalan ke alam terbuka. Untuk tahu Nusco senang bukan pekerjaan yang sulit, hanya tinggal melihat jika kedua daun kupingnya naik dan ekornya goyang-goyang. Hari pertama, kami menikmati sunset bersama dan pagi harinya Nusco kami bawa menjelajah hingga ke pos 1 gunung Bukittunggul, lalu kembali turun ke buper lagi. 

Kemping di alam bebas dengan Nusco selalu menjadi pengalaman yang menyenangkan. Ada nilai kebersamaan, saling menghargai dan menjaga sesama makhluk hidup. Selain itu, keuntungan dari membawa anjing kesayangan kemping adalah sebagai sarana refreshing untuk bersama-sama menghirup udara segar sekaligus olahraga untuk kesehatan.  

Nusco Husky in Memoriam. Dok. Iwanamaco

Kini, Nusco Husky sudah pergi meninggalkan dunia tempatnya bermain dan berjalan-jalan bersama kami. Nusco menderita hepatitis karena usianya yang semakin tua. Menjelang hari-hari terakhirnya hidup, Nusco bahkan tidak bisa bangun untuk minum. Tepat di tanggal 19 Desember 2020 Nusco menghembuskan napas terakhirnya. Banyak sanak saudara dan kawan-kawan yang turut sedih ketika Nusco pergi. Sekarang dia sudah bahagia di ‘rumah yang baru’, namun kami akan selalu ingat perjalanan selama 2,5 tahun bersama Nusco Husky. [Andika Putri/End]

Bagikan artikel