Kete Kesu, Walau Mistik Tetap Asik

posted in: Destination | 0
Perkampungan Kete Kesu, Tana Toraja – Sulawesi Selatan. Photo doc. Ikbal Syukroni

“Belum sah jika ke Sulawesi Selatan tidak menginjakan kaki ke Tana Toraja”. Begitulah opini warga asli Sulawesi Selatan yang selalu kita dengar jika kita sedang berada di bumi ayam jantan dari timur ini.

Siapa yang tidak tahu Tana Toraja, sebuah kota yang berada kurang lebih 300 kilometer dari Makassar. Sebuah keunikan khusus yang dimiliki masyarakat Toraja yang mengenalkan mereka di mata wisatawan domestik sampai ke mancanegara. Keunikan tersebut iyalah mereka sangat menghargai namanya kematian. Bagi masyarakat Toraja kematian merupakan awal, bukan akhir kehidupan.

Masyarakat Toraja mempunyai paham bahwa kematian memberikan pengaruh yang besar bagi mereka. Mereka memperlakukan ritual untuk orang yang sudah meninggal secara baik. Masyarakat Toraja wajib mengantarkan para roh-roh tersebut pindah ke dunia baru mereka sekarang dengan berbagai macam ritual upacara. Tak heran seringkali kita melihat jika ada pemakaman, orang Toraja rela mengelontorkan banyak uang. Bagi sebagian besar dari kita, meninggal selalu beriringan dengan tangisan, bagi masyarakat Toraja kematian dianggap sebagai “pesta” dan mereka menyebutnya dengan upacara “Rambu Solo”. Jika kita beruntung pada saat-saat tertentu kita dapat melihat upacara pemakaman tersebut.

Tana Toraja di mata wisatawan terkenal dengan wisata makam atau wisata mistik. Hampir semua yang menjadi objek wisata berupa makam-makam yang terbuat dari peti lalu diletakkan di dalam ataupun di atas goa dan salah satu tempat wisata yang menyimpan makam-makam tersebut adalah Kete Kesu. Lokasi Kete Kesu berjarak sekitar lima kilometer dari pusat Kota Toraja Utara. Menurut informasi, Kete Kesu berarti pusat kegiatan, karena di area Kete Kesu kita dapat menemukan bermacam kegiatan seperti adanya permukiman, tempat pembuatan berbagai kerajian seperti ukiran patung dan tentunya tempat pemakaman yang mana kita akan melihat tulang dan tengkorak berserakan. Lanjutkan Membaca? 

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Follow Ikbal Syukroni:

Tinggal di Martapura, Sumatera Selatan. Traveler yang menggemari kegiatan photography. Sedang menempuh studi S2 di Bogor.

Komentar Pembaca