Menelusuri Kelamnya Malam Demi Menggapai Puncak Gunung Prau

Menelusuri Kelamnya Malam Demi Menggapai Puncak Gunung Prau

posted in: Experience | 0

Senja perlahan mulai menyapa, disertai guyuran hujan yang semakin deras ketika saya sampai di simpang 3 Desa Madusari, Kabupaten Wonosobo. Bergegas saya pun segera mencari tempat berteduh, sembari menepi disalah satu warung beratap terpal biru, yang berdiri persis dipinggir jalan Wonosobo – Dieng.

Sunrise di puncak Gunung Prau. Dok Emanuel Ndelu Wele
Sunrise di puncak Gunung Prau. Dok Emanuel Ndelu Wele

Travelnatic Magazine – Kali ini saya kembali melanjutkan petualangan ke salah satu Gunung di Wilayah perbatasan Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Kendal. Gunung Prau, dengan ketinggian 2565 meter diatas permukaan laut, merupakan salah satu tujuan favorit para pendaki gunung untuk mengisi waktu liburan. Gunung ini tergolong pendek, Namun pemandangan alamnya sangatlah indah jika kita sampai di puncaknya.

Ada dua jalur pendakian resmi yang sering dilewati untuk menggapai puncaknya. Pertama lewat Desa Patak Banteng dan kedua bisa lewat Desa Dieng Kulon.

Beranjak dari simpang 3 Desa Madurasi, atau bisa juga dari Terminal Mandolo Kota Wonosobo dengan menumpang mini bus Jurusan Wonosobo – Dieng. Turun di Kantor Balai Desa Patak Banteng yang letaknya berada disebelah kiri jalan.

Base Camp pendakian ini berada dibelakang Kantor Balai Desa, masih berada satu bangunan dengan tempat ini.

Pendakian saya ini rencananya akan bersama dengan sahabat dari Jakarta dan Semarang. Sambil menunggu kabar kedatangan mereka, saya istirahat sambil re-packing kembali peralatan pendakian. Base Camp ini juga menyediakan dua kamar mandi yang cukup bersih.

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    489
    Shares
Follow Emanuel Ndelu Wele:

Karyawan di perusahaan swasta. Suka naik gunung, free dive, penggiat alam bebas, traveler, dan penjelajah hutan - Ende, Flores. Kontak : 08125323546 Email : emanuelnw.enw@gmail.com

Komentar Pembaca