Menumpang Perahu Layar : Petualangan Carmo dan Ines

Menumpang Perahu Layar : Petualangan Carmo dan Ines

posted in: Destination | 0

“Setelah tertidur nyenyak semalaman dan pagi hari dipenuhi pekerjaan-pekerjaan daring yang melelahkan, kami akhirnya kembali lagi mengapung di lautan, mencari tumpangan untuk berlayar.

Ini memang bukan perkara mudah, Saya dan Ines tentu saja merasa khawatir bahwa kami mungkin saja tak punya tempat untuk tidur nanti malam. Namun, akhirnya kami menemukan sebuah kapal besar dan seorang nahkoda kapal wanita menawari kami untuk beristirahat di kabinnya. Tanpa pikir panjang, tentu tawaran itu langsung kami terima. Tanpa kami tahu juga bahwa kapal ini akan berlayar selama 15 hari ke depan. Dan kami beruntung karena inilah kapal terbaik yang pernah kami tumpangi”.

Menumpang Perahu Layar, itulah yang kami lakukan, dan seperti yang dibayangkan, ini tak selalu mudah. Tapi kami yakin, ini patut untuk dicoba.

Namaku Carmo dan selama 65 hari aku telah berlayar dan hidup sepenuhnya di lautan. Petualangan ini bermula di Lisbon. Bersama dengan temanku, Ines, kami memutuskan untuk membuat target berlayar dengan menumpang kapal selama 100 hari. Kami berdua ingin menjadi pelaut yang andal dan dengan melakukan pelayaran ini, kami merasa mempunyai keinginan dan keingintahuan untuk memahami orang-orang yang memilih hidup di lautan.

Itulah alasan kami menciptakan Life ON Board yang akan menjadi jurnal perjalanan kami, tempat kami berbagi cerita petualangan kami dan penemuan-penemuan kami tentang kehidupan di laut.

Saat ini, lebih dari dua bulan telah berlalu sejak kami memulai petualangan ini! Kami telah berlayar dari Lisbon (Portugal) sampai Balearics (Spanyol). Kami telah menumpang sembilan kapal yang berbeda, bertemu dengan nahkoda kapal yang berasal dari enam negara yang berbeda, hidup dengan 31 orang berbeda di lautan, dan telah berlayar lebih dari 1000 mil laut. Namun, semua itu tak akan pernah cukup.

Ini benar-benar pengalaman yang menakjubkan. Perjalanan seperti inilah yang memberikan sesuatu lebih daripada yang kami harapkan sebelumnya. Ini tidak sekadar “liburan yang baik” atau “pengalaman yang berkesan”. Berlayar dengan menumpang kapal telah menyadarkan kami akan beragamnya perspektif dalam hidup. Perjalanan ini telah mengubah cara pandang kami dalam melihat dunia dan tentunya membuka cakrawala kami. Tinggal bersama nahkoda dan kru kapal yang berbeda selama berbulan-bulan mengenalkan kami pada kemungkinan dan pilihan-pilihan hidup yang tak terbatas. Perjalanan ini juga menguji batas kemampuan kami. Ada banyak hal menarik yang kami dapatkan selama perjalanan, misalnya melihat indahnya matahari terbit atau terbenam serta pelayaran saat siang dan malam hari. Namun, ada juga momen yang sulit, seperti ketegangan hidup di atas kapal dan beberapa sengatan ubur-ubur. Namun tetap saja, semua itu tak akan pernah cukup.

Kami masih akan terus berlayar dan melanjutkan perjalanan. Kenapa? Karena kami merasa semua ini terlalu menarik untuk dihentikan. Tak peduli berapa banyak hari yang telah kami habiskan untuk melakukannya, ini tak akan pernah cukup. Jadi, ikuti terus perjalanan kami, ya! [continue/carmo]

Penyunting dan penerjemah : Noviastuti Putri Indrasari

Original post in english : https://travelnatic.com/hitchhiking-sailing-boats-carmo-ines/

Tautan sosial tentang Life ON Board

Jika sobat senang membaca artikel ini dan merasa suka untuk berkontribusi dalam petualangan Carmo dan Ines, silakan berkontribusi sebisanya di paypal.me/carmosr
Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Follow Travelnatic:

Travelnatic Magazine is magazine about tourism and traveling in Indonesia or by Indonesian. Every people can shared their travel story here. Send me by email at redaksi@travelnatic.com

Komentar anda?