Misteri Situ Denuh, Kisah Sejarah yang Terputus

Misteri Situ Denuh, Kisah Sejarah yang Terputus

posted in: Destination | 0

Nama Situ Denuh yang berada di Selatan Kabupaten Tasikmalaya mungkin masih sangat asing terdengar di telinga. Tidak seperti Situ Cibeureum dan Situ Gede yang mungkin sudah akrab sebagai tujuan wisata di Tasikmalaya. Telaga ini merupakan cekungan yang cukup luas yang berada di puncak jejeran perbukitan di Selatan Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya berbatasan dengan Kecamatan Cipatujah.

Perihal terbentuknya Situ Denuh ini masih belum diketahui secara pasti, apakah terbentuk secara alami ataukah buatan, jumlah mata air yang ada, berapa sungai yang menyuplai air dan sebagainya.

Rute persawahan mengiringi perjalanan ke Situ Denuh. Dok. Dya Iganov
Rute persawahan mengiringi perjalanan ke Situ Denuh. Dok. Dya Iganov

Lokasinya secara administrasi berada di Kampung Daracana, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Lokasinya terletak pada ketinggian 430 mdpl. Lingkungan di sekitar lokasi berupa areal yang berada di tengah-tengah perbukitan terjal dengan jurang yang cukup dalam.

Posisinya berada pada perbatasan antara Kecamatan Bojonggambir dengan Kecamatan Culamega yang dibatasi secara alami oleh aliran Ci Patujah. Letak Situ Denuh yang hanya berjarak kurang lebih 16-20 Km dari pesisir Selatan Tasikmalaya menjadikan udara disini sedikit lebih hangat dibandingkan dengan udara di Kecamatan Bojonggambir yang berupa dataran tinggi.

Terdapat sungai yang mengalir di kaki bukit di sekitar Situ Denuh yaitu Sungai Cisenggong, yang kemudian akan menyatu dengan aliran Sungai Cipalu disekitar Darawati dan akhirnya menjadi satu aliran Sungai Cipatujah yang bermuara di Pantai Cipatujah di pesisir Selatan Kabupaten Tasikmalaya.

Penduduk disekitar Daracana lebih sering menyebut aliran Sungai Cisenggong sebagai aliran Sungai Cipatujah. Hulu Sungai Cisenggong berada disekitar Pasir Karang, salah satu bukit yang mengelilingi Situ Denuh. Secara keseluruhan telaga ini dikelilingi oleh perbukitan lainnya, seperti Pasir Gunungputri di sebelah Barat dan Pasir Cikudakeling di sebelah Timur serta areal pesawahan Kampung Daracana dan Sungai Cisenggong di sebelah Selatan.

Rute Menuju Situ Denuh

Perjalanan menuju lokasi jika ditempuh dari Kota Bandung memakan waktu enam jam perjalanan. Jarah ini dapat ditempuh melalui dua pilihan rute untuk menuju Kota Tasikmalaya. Rute pertama yaitu melalui Malangbong, Ciawi, Kota Tasikmalaya dan rute kedua yaitu melalui Garut, Cilawu, Salawu, Singaparna, Kota Tasikmalaya.

Secara keseluruhan, rute menuju Situ Denuh dari Kota Tasikmalaya dapat diuraikan sebagai berikut: Kota Tasikmalaya – Kawalu – Urug – Sukapura – Janggala – Singajaya – Cibalong – Parung – Eureunpalay – Cikukulu – Karangnunggal – Bantarkalong – Darawati – Culamega – Cikuya – Nangelasari – Genteng – Bojongsari – Daracana – Situ Denuh.

SEJARAH SITU DENUH

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    306
    Shares
Follow Dya Iganov:

Tinggal di Bandung. Menggemari kegiatan traveling sejak kecil. Aktif di Voluntrider (Rider - Volunteer) Perjalanan Cahaya. Aktif mempromosikan wisata Indonesia, khususnya Jawa Barat lewat artikel diberbagai majalah dan blog. Pemilik www.dyaiganov.com

Komentar Pembaca