Ngobrol dengan Chordya Iswanti Tentang Ekspedisi Stok Kangri

Ngobrol dengan Chordya Iswanti Tentang Ekspedisi Stok Kangri

posted in: Travelers Profile | 0

Chordya Iswanti, biasa dipanggil Chordya atau lebih seringnya dipanggil Kokor sejak SMA. Saat ini Chordya merupakan mahasiswa Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (semester 7). Kesibukannya saat ini masih seputar urusan pendidikan (kuliah, praktikum) dan aktif berkegiatan di MAPAGAMA (Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Gadjah Mada). Dia bergabung di Mapagama pada bulan Januari 2015.

Chordya Iswanti adalah salah satu dari empat pendaki wanita yang dikirim oleh Mapagama UGM dalam ekspedisi Stok Kangri. Ekspedisi internasional tahun 2016 ini diberi nama “Peak of The Ancestor”. Tim ini berhasil mengibarkan Sang Merah Putih di puncak Gunung Stok Kangri di India pada tanggal 17 Agustus 2016.

Dikutip dari website ugm.ac.id, Rizal Fahmi Priyono, Koordinator UGM International Expedition III, menyebutkan ekspedisi “Peak of The Ancestor” merupakan ekspedisi internasional UGM yang ketiga dilakukan oleh MAPAGAMA UGM. Sebelumnya, pihaknya telah melaksanakan ekspedisi internasional pertama “River of Gold” di Nepal, dan ekspedisi internasional kedua “Rock of Pyramid” di China 2013 silam.

Berikut ini wawancara yang berhasil dilakukan Travelnatic.com dengan Chordya.

Chordya Iswanti di Sabana I Gunung Merbabu. Dokumentasi foto Banu Iqra Wardhana
Chordya Iswanti di puncak Trianggulasi Gunung Merbabu. Dokumentasi foto Banu Iqra Wardhana

Ada ga hubungan antara kuliah di pertanian dengan kegiatan kepecintaalaman?

Kalo ditanya ada hubungannya apa nggaknya ya ada sih mas. Biasanya di pertanian sering ada praktikum lapangan jadi butuh tenaga ekstra. Karena udah sering kegiatan lapangan di Mapagama jadi ya udah lumayan kebiasa, beda sama dulu yang berasa berat kalo ada praktikum lapangan. Trus di Mapagama selain berpetualang kita juga ada penelitian sebagai salah satu bentuk pengaplikasian Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kalo penelitian biasanya menyesuaikan jurusan masing-masing orang atau berdasarkan kluster. Selain itu kalo kegiatan lapangan (misalnya di gunung) biasanya di kaki gunung banyak lahan pertanian warga jadi bisa sekalian survei atau liat lahan penduduk setempat apalagi konsentrasi saya kan di hama dan penyakit tanaman. Di sekre juga kita ada kegiatan menanam sayuran, lumayan kepake lah ilmunya 😄

Sudah berkegiatan di alam bebas sejak kapan Kak Chordya?

Saya aktif berkegiatan di alam bebas sejak masuk kuliah lebih tepatnya setelah bergabung di MAPAGAMA pada awal tahun 2015.

Apa sih yang memotivasi Kak Chordya bergabung di organisasi kepecintaalaman?

Sejak SMA saya memang sudah berencana ingin bergabung di organisasi Mahasiswa Pencinta Alam, motivasi utama dulu sih sebenarnya pengen naik gunung dan mencoba hal-hal baru yang menantang.

Di Mapagama Kak Chordya dibidang apa? bisa dijelaskan sedikit tentang bidang tersebut?

Di MAPAGAMA saya masuk di Divisi Panjat Tebing. Kegiatan di divisi Panjat Tebing ada banyak, selain manjat di tebing kita juga latihan di boulder, wall climbing / panjat dinding. Selain belajar teknik-teknik pemanjatan, kita juga belajar teknik rescue, topografi jalur  manajemen kegiatan, dll.

Ekspedisi ke Gunung Stok Kangri itu ada proses seleksi sebelumnya? atau memang sudah ditunjuk begitu Kak?

Untuk ekspedisi ke Stok Kangri ada tahapan seleksi. Seleksinya berupa wawancara, tes fisik,dan tes kesehatan.

Latihannya sebelum berangkat ke G. Stok Kangri dimana Kak, kan di Indonesia cuma di Cartenz saja yang ada gunung tipe alpine begitu?

Untuk persiapan sebelum mendaki Gunung Stok Kangri, kita latihan di Gunung sekitar Jawa Tengah saja. Kuliah masih menjadi pertimbangan kita untuk mengatur jadwal latihan dan lokasi lapangan. Biasanya dijadwalkan saat weekend atau hari libur karena kita semuanya masih mahasiswa. Manajer kita membuat porsi latihan sesuai dengan kebutuhan saat di lapangan. Try Out utama kita itu 3 kali. TO 1 di Gunung Slamet lewat jalur Batu Raden-Bambangan, TO 2 di Sumbing-Sindoro-Merbabu-Merapi selama 4 hari berturut-turut (ini kita tik-tok, naik pagi trus sorenya udah turun trus pindah ke Gunung lain), TO 3 kita di Gunung Merbabu lewat jalur Tekelan, Selo, Suwanting, Wekas. Target di setiap TO utama itu berbeda-beda dan biasanya diselipkan materi juga untuk mendukung pengetahuan dan keterampilan kita. Selain latihan di lapangan (Gunung), kita juga latihan fisik hampir setiap hari.

Bagaimana proses latihannya?

Untuk latihan fisik itu hampir setiap hari, biasanya dalam seminggu 6 hari latihan 1 hari istirahat. Bentuk latihan fisik berbeda-beda tergantung menu latihan yang sudah disusun manajer atlet. Manajer berkonsultasi dengan trainer untuk membuat menu latihan yang sesuai untuk pendakian di gunung es. Misalnya hari selasa kita latihan endurance nah biasanya menu latihannya itu lari selama 2 jam atau 2,5 jam lalu ditambah strength. Strength dibagi menjadi 3 ada upper (push up, sit up,back up, pull up), lower (squat, bench step- ups lalu abs. Besoknya hari rabu menu latihan kita akan berbeda lagi. Kalau tidak ada kegiatan lapangan di akhir pekan biasanya diisi dengan materi penunjang, biking atau renang. Setiap bulannya menu latihan akan ditambah atau meningkat juga ada tes VO2max. Oya kita juga ada latihan beban, biasanya saat kegiatan lapangan.

Bagaimana rasanya telah mendaki gunung es lebih dari 5000 meter? Bedanya dengan gunung di daerah tropis seperti apa?

Wah rasanya senang banget dan jadi ketagihan pengen daki lagi hehe. Perbedaannya cukup signifikan ya di atas 5000 meter sudah pasti ada saljunya, selain itu vegetasinya juga berbeda. Biasanya Gunung Es itu kering, tandus, minim vegetasi beda sama gunung-gunung di Indonesia yang biasanya banyak pohonnya, dominan warna hijau dimana-mana.

Apa di India ditemani guide dari India, atau memang ada tim support yang sudah dipersiapkan Kak?

Selama pendakian Stok Kangri kita ditemani guide selain itu juga ada tim support dari Indonesia.

Jika diberi kesempatan mendaki gunung es lagi, gunung mana yang ingin didaki?

Jika ada kesempatan lagi untuk mendaki gunung es, saya memilih K2, gunung tertinggi kedua di dunia. Pendakian ke K2 terkenal sulit dengan ketinggian yang ekstrim juga cuaca yang kadang ngga bisa diprediksi. Setahu saya orang Indonesia sepertinya baru sedikit yang pernah mendaki ke gunung ini. Terakhir yang saya tahu belum ada orang Indonesia yang menginjakkan kaki di puncak K2, tapi ngga tau pasti sih hehe.

Dunia kepecintaalaman ini hanya sebagai hobi, atau memang ingin diseriusin Kak?

Dunia kepencintalaman hanya sebatas hobi saja, saya belum berpikir untuk benar-benar serius.

Bagaimana respons dan tanggapan dari keluarga terkait pendakian Kak Chordya ke Stok Kangri ini?

Orangtua saya mendukung pendakian Stok Kangri ini,  mereka terharu juga waktu tau saya bisa sampai di puncak. Tapi, di sisi lain mereka juga khawatir jadi saya sering banget dihubungin orangtua saat di India.

Apa manfaatnya sejauh ini berorganisasi di bidang kepencintaalaman?

Manfaat yang saya rasakan banyak sekali! Mulai dari tubuh lebih bugar karena sering latihan fisik dan saya sendiri juga menyadari bahwa untuk berkegiatan di alam bebas memang dibutuhkan fisik yang prima. Belajar memanajemen waktu, manajemen perjalanan bahkan manajemen konflik. Saya juga  banyak belajar hal baru, mendapat pengalaman baru dan teman baru. Saya bertemu orang-orang hebat yang memotivasi saya untuk menjadi orang yang terus berkembang. Selain itu saya banyak mendapatkan koneksi yang bisa saja berguna di kemudian hari.

Demikian wawancara Travelnatic.com dengan Chordya Iswanti tentang Ekspedisi Stok Kangri di India dan kegiatannya di kepecintaalaman. Semoga bermanfaat bagi pembaca. [Nurul Amin/End]

 

Sebarkan :
  • 368
  • 301
  • 257
  •  
  •  
  •  
    926
    Shares
Follow Nurul Amin:

Penulis indie. Mulai menulis sejak sekolah menengah lewat catatan harian. Kemudian belajar menulis lewat pelatihan kepenulisan, pelatihan jurnalistik serta belajar secara otodidak. Belajar menyunting naskah sejak pertengahan masa kuliah, lewat komunitas environment journalist dan aktif menyunting sejak di travelnatic.com. Selain dunia menulis, juga menyukai kegiatan kreatif, organisasi, enterpreneur, penelitian, kegiatan sosial kerelawanan dan kegiatan alam bebas (tentu saja). Bacaan yang disukai tentang sejarah, sastra, petualangan, kemiliteran, lingkungan dan sains. Sedang mencari ilmu di program studi Teknik Lingkungan, tertarik pada studi tentang material komposit alam dan pengelolaan air.

Komentar anda?