Papandayan, Switzerland Van Java

Kawah Papandayan Merupakan komplek gunung berapi yang masih aktif seluas 10 Ha.

Kawah Papandayan. Dok. Anindya Andari
Kawah Papandayan. Dok. Anindya Andari

Wuuuuussssshhhhh…!

Jangan heran kalo denger suara itu. Itu adalah suara dari kawah Papandayan yang masih aktif, suara tersebut berasal dari lubang-lubang magma yang besar maupun kecil yang ada di kawah papandayan. Sesekali bau belerang akan menusuk hidung. Jadi buat kalian yang akan mendaki Gunung Papandayan, sangat disarankan untuk membawa masker bahkan kacamata untuk melindungi hidung dan mata pada saat melewati kawah papandayan. Mungkin pada pagi hari asap belerang belum begitu tebal dan menusuk hidung, tapi semakin siang atau sore asap tersebut akan semakin tebal.

Kira-kira satu jam perjalanan kita melewati kawah Papandayan, jangan salah dan jangan pernah menyepelekan jalur ya teman-teman. Walaupun Papandayan merupakan gunung yang landai, medan pertama yang akan ditempuh cukup lumayan lhoo, karena didominasi oleh batu-batuan dan menanjak cukup terjal.

Cukup lelah juga lho satu jam perjalanan dari Camp David sampai pos 1. Waktunya istirahat sejenak di pos 1.
Dibandingkan dengan dulu, tahun 2012, belum ada “mamang-mamang” yang berdagang di atas kawah Papandayan, mungkin cuma ada satu warung yang berdiri di Pondok Saladah. Cuma untuk saat ini kalian jangan kaget dan jangan takut kehabisan bahan makanan di Pondok Saladah karena udah ada beberapa warung yang standby di atas (tapi siap-siap aja harganya 2x lipat yaa..).
Perjalanan kita lanjutkan kembali. Mungkin butuh satu sampai dua jam lagi (treking santai) untuk sampai ke Pondok Saladah untuk mendirikan tenda. Setelah ini jalanan yang ditempuh cukup enak karena kalian bakal dapet “bonus” alias medannya menurun. Kalian akan menemukan aliran sungai kecil, lumayan untuk cuci tangan atau cuci muka sambil liat pemandangan sekitar yang mirip gunung di Switzerland.

Kalau kalian beruntung, atau Open Trip yang bawa kalian ke Papandayan tau kalian bisa belok ke arah kiri sebelum belokan ke arah kanan menuju Pondok Saladah. Coba kalian belok ke kiri sedikit, kalian akan menemukan air terjun kecil di balik batu-batuan. Gak semua orang tau air terjun kecil ini, tapi ada beberapa yang tau dan suka mendirikan tenda di depannya.

Sabar, kira-kira satu jam lagi kalian akan sampai di Pondok Saladah. Tinggal menempuh jalanan berbatu, belok ke kiri kalian akan menemukan Pos 2 untuk registrasi ulang. Setelah registrasi ulang kita melanjutkan perjalanan yang kurang lebih tinggal 20-30 menit lagi dan sampai di Pondok Saladah. Baca Selanjutnya >>

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *