Perempuan yang Suka Mengunjungi Kuburan Sendirian

Mengunjungi kuburan ternyata bisa jadi hal menarik dan menambah ilmu. Membicarakan kuburan dan pemakaman tidak melulu berisi topik tentang horor dan hal-hal menyeramkan, ada banyak lagi yang bisa dilihat jika kita sejenak memberi ruang pada sudut pandang lain.


Misalnya tentang sejarah, atau pun arsitektur. Hal ini salah satu yang dilakukan perempuan bernama Olyvia Bendon, atau sehari-harinya disapa dengan nama Olive.

Redaksi Travelnatic, yang pada awalnya melihat perempuan satu ini lewat Instagram awalnya tidak memperhatikan bahwa feeds di profil instagramnya banyak berisi tentang kuburan dan pemakaman. Setelah diperhatikan lebih jauh, ternyata memang Olive ada ketertarikan pada kuburan dan pemakaman. Kami sempat memprediksi bahwa hobi perempuan satu ini adalah jalan-jalan ke kuburan, dan menurut kami, itu sangat unik. Ternyata setelah dikonfirmasi, kegiatannya Olive ini tidak bisa juga disebut sebagai hobi. Ada beberapa hal yang akhirnya mendekatkan Olive pada kegiatan di kuburan atau pemakaman.

Hobi ataupun bukan, kegiatan Olive ini akhirnya memunculkan sebuah perspektif baru dalam pandangan kami soal kuburan, terlebih setelah kami mengulik lebih banyak ke Olive dan kegiatannya ini, kami menemukan banyak hal menarik dan bermanfaat. Nah, penasaran bagaimana sebenarnya kegiatan Olive di kuburan? Simak wawancara kami selengkapnya dibawah ini.

Apa sih yang menarik dari kuburan bagi Kak Olive?

Cerita tentang siapa yg ada di balik kuburan itu dan arsitektur bangunan

Tentang arsitektur bangunan, seperti apa maksudnya?

Bentuk dan rancangan kuburan yang bernilai seni, unik, ada yang dilengkapi ornamen – ornamen yang menunjukkan logo komunitas, lambang kesatuan (militer) dll bahkan ada peristirahatan raja di Vietnam yang dilapisi dengan porselen dan emas.

Apa yang bisa diperoleh dari siapa yang dimakamkan di suatu kuburan?

Inspirasi. contoh ketika orang bertanya tentang siapa pencipta Indonesia Raya? ada banyak kisah tentang beliau yang bisa kita gali dan jadikan motivasi. Buat saya pribadi karena senang sejarah, saya mencari informasi tentang beliau lewat buku dll. Ada pepatah yang mengatakan sejarah itu selalu berulang, supaya kita tidak terperosok ke lubang yang sama, belajarlah pada para pendahulu.

Sejak kapan Kak Olive mulai sering jalan ke kuburan? Apa motivasinya waktu itu? Apa yang memicu kakak akhirnya menggeluti hobi ini?

Sejak kecil, sebulan sekali pasti diajak ayah ziarah ke tempat peristirahatan nenek. Di 2005 jadi semacam terapi untuk melawan ketakutan sekaligus mulai penasaran karena kesenangan pada sejarah. Dibilang hobi sih bukan, jadi kebiasaan saja untuk bertandang ke pendahulu.

Apa kakak tergabung di komunitas?

Tidak, tapi kalau dulu pernah tergabung di komunitas Sahabat Museum yang berkegiatan mengunjungi tempat – tempat bersejarah termasuk peristirahatan orang – orang yang pernah ada dan berkaitan dengan perjalanan sejarah bangsa. Sejak 2015 menjadi volunteer fotografer untuk komunitas Commonwealth War Grave yang mendokumentasikan makam – makam perang commonwealth.

Untuk apa makam-makam tersebut didokumentasikan?

Untuk dokumentasi dan pelengkap data korban yang setiap saat dimutakhirkan oleh pengelola taman peristirahatan . Ketika ada keluarganya yang mencari, mereka tinggal mengakses data tersebut untuk menemukan lokasi peristirahatan yang bersangkutan serta dapat melihat seperti apa peristirahatannya, dan itu sangat berguna bukan hanya untuk pengelola dan keluarga korban, tapi juga untuk orang – orang yang mencari tahu tentang info tersebut (kebanyakan yg berhubungan dengan sejarah).

Salah satu makam yg menarik di Pemakaman Kristen di Penang. Dok. Olyvia Bendon

Biasanya ke kuburan sendirian atau berkelompok?

Lebih sering sendirian, kadang ada teman yang juga ikut berjalan bersama 1 – 2 orang.

Kuburan mana saja yang pernah Kak Olive kunjungi dan bisa kakak ceritakan salah satunya?

Karena setiap mengunjungi satu tempat/daerah saya selalu mencari tahu jejak sejarahnya, jadi ada banyak juga peristirahatan yg pernah dikunjungi. Salah satu contoh yg sering dikunjungi taman makam kehormatan Belanda, Ereveld Menteng Pulo di Jakarta. Menjadi kenal dengan keluarga orang yang dimakamkan di sana karena bertemu di satu kesempatan & menjadi perpanjangan tangan untuk mengunjungi peristirahatan ayahnya. Ayahnya meninggal pada 1945 ketika anaknya masih kecil. Sekarang sudah 80 tahun dan tinggal di Belanda.

Working group discussion dengan Yayasan Makam Kehormatan Belanda di Jakarta dengan para pemerhati sejarah. Dok. Olyvia Bendon

Menurut Kak Olive mengapa orang-orang selain kakak perlu diajak berjalan-jalan ke kuburan?

Tidak semua orang nyaman untuk bermain ke tempat peristirahatan orang yang tak dikenalnya. Salah satu bentuk kontemplasi, mengingatkan suatu waktu kita akan seperti itu.

Menurut Kak Olive bagaimana seharusnya sikap seseorang jika berkunjung ke kuburan?

Mematuhi peraturan yang dibuat pengelola jika tempat itu ada pengelola resminya, jagalah kebersihan, jangan meninggalkan sampah.

Apa Kak Olive pernah menjumpai vandalisme terjadi di kuburan yg dikunjungi? Bagaimana pendapat kakak jika terjadi vandalisme di kuburan?

Pernah, banyak ya terutama di pemakaman umum. Yang melakukan itu orang – orang yang tidak bertanggung jawab.

Bagaimana pendapat Kak Olive jika kuburan dijadikan objek wisata?

Ok. Kuburan itu kan bagian dari perjalanan sejarah dan peradaban satu tempat. Tentu tidak semua kuburan bisa jadi objek wisata. banyak koq tempat peristirahatan yang sudah jadi objek wisata dari dulu di Indonesia misal makam Soekarno, Dr Soetomo dll. Ketika satu tempat peristirahatan dijadikan tujuan wisata, harus diperhatikan bagaimana pengelolaan dan kemasannya. Dua tahun lalu saya ke makam Sunan Gunung Jati di Cirebon, waktu minta ijin untuk melihat makamnya oleh pengelola dijelasin syarat – syarat untuk berkunjung yang ujungnya minta uang buka pintu menuju makam sebesar 2 juta haha, saya pamitlah.


Selesai


Nah, menarik kan sobat? Ternyata ketika membicarakan kuburan, kita tidak melulu harus berbicara soal horor dan hal-hal seram kan. Ada banyak manfaat juga yang bisa diambil dari kegiatan berkunjung ke kuburan. Adakah sobat yang memiliki hobi atau kegiatan seperti kegiatan Kak Olive diatas? Atau tertarik untuk jalan-jalan ke kuburan? Jika ada, silakan tuliskan di komentar ya.

Bagi sobat pembaca yang tertarik juga dengan hal yang kegiatan yang dilakukan oleh Kak Olive ini, sobat bisa menghubungi atau berkomunikasi lewat email olive_ssb@yahoo.com atau DM instagram @olive_ssb. [Nurul Amin/End]

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *