Pulau Miangas Buka Peluang Wisata Bahari !

Pulau Miangas Buka Peluang Wisata Bahari !

posted in: Destination | 0

Tantangan Cuaca Menuju Pulau Miangas

Sunset di Dermaga Pulau Miangas. Dok. Ferdi RZ
Sunset di Dermaga Pulau Miangas. Dok. Ferdi RZ

Kecuali Musim Angin Barat, musim lainnya di Pulau Miangas senantiasa menarik disaksikan serta dirasakan apalagi diabadikan dalam bentuk foto pemandangan terlebih menggunakan kamera DSLR yang dilengkapi dengan lensa tele. Kegiatan tradisional senantiasa tersaji bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana Pulau Miangas dengan ciri khasnya yang menjaga kearifan lokal dan tak pernah terusik modernisasi ini.

Selain itu, musim apapun di Pulau yang pernah dikenal dengan Las Palmas ini, arsitektur khasnya hadir dengan ciri tersendiri dalam perpaduan harmonis yang menyatu dengan alam sekitarnya.

Musim angin menjadi tantangan tersendiri bagi warga Miangas yang konon Rajanya bisa mengalahkan Raja Sulu Mindanao Selatan, Philipina. Kelompok nelayan justru akan meraup upah besar saat kedatangan Kapal besar ke Pulau Miangas yang tidak dapat bersandar di Dermaga, mendapat keuntungan sewa Perahu ‘Pajeko’ dan upah angkut barang yang tak alang kepalang, hingga ratusan ribu rupiah diperoleh dari jasa angkut orang dan barang ke perahu ‘Pajeko’ yang digunakan khusus saat musim angin ketika ombak di perairan Samudra Pasific ini tidak bersahabat.

Pantai Tanjung Bora
Pantai Tanjung Bora

Pulau Miangas, satu pulau kecil yang terpencil di ujung paling utara Indonesia menjadi destinasi tersendiri bagi para petualang. Mereka hanya bisa mengexplore keindahan alam Miangas hanya dalam hitungan jam !  2-3 Jam saja selama Kapal Pelni atau Kapal Perintis bersandar dan naik Kapal lagi meneruskan petualangannya ke Pulau-pulau lain yang disinggahi.

Sayangnya, Keindahan Pulau Miangas hanya dapat dinikmati oleh para petualangan saja atau pengunjung yang datang untuk misi tertentu termasuk rombongan pejabat Pemda atau mahasiswa yang melakukan KKN disana namun belum bisa dijadikan destinasi baru wisata bahari, belum dapat dinikmati wisatawan.

Bandara Pulau Miangas, Ancam Mata Pencaharian Warga?

Pantai dan Pohon Kelapa di Pulau Miangas. Dok. Ferdi RZ
Pantai dan Pohon Kelapa di Pulau Miangas. Dok. Ferdi RZ

Kehadiran Bandar Udara di Pulau Miangas yang merupakan Bandara termodern di Perbatasan yang menggunakan lahan seluas 3,15 km2 atau hampir 1/3 bagian pulau ini menghilangkan perkebunan kelapa milik warga jauh hari sebelumnya dikhawatirkan akan mengancam kehilangan mata pencaharian warga miangas (Sumber) dari hasil pertanian berupa kelapa cungkil (kopra) karena hampir seluruh tanah di Pulau Miangas selain pemukiman ditanami pohon-pohon kelapa yang hasilnya dibuat kopra dan dikirim dengan kapal perintis ke Bitung.

Walau kelapa cungkil ini memiliki nilai jual yang sangat rendah yakni sekitar Rp. 25,-/Kg nya (nett-2007) akibat dipotong upah angkut ke Palka Kapal Perintis dan biaya angkut ke Pelabuhan Bitung, warga miangas tetap memproduksi kelapa-kelapa cungkil ini sebagai mata pencahariannya, ikan kurang begitu bisa diandalkan karena sebagian besar warga miangas adalah nelayan juga yang kesehariannya menangkap ikan secara tradisional di perairan laut miangas sementara kapal cold storage hanya berlabuh sampai Pulau Karatung.

Bandara Pulau Miangas, Buka Peluang Wisata Bahari 

Warga Miangas seharusnya tidak perlu khawatir, sebaliknya justru harus menyambut gembira kehadiran Bandara Miangas yang paling modern di Perbatasan Negara ini. Pasalnya kehadiran Bandara ini bukan hanya diperuntukan Pejabat Pemda atau TNI yang akan berkunjung melihat situasi perbatasan Negara melainkan untuk membuka isolasi daerah terluar dan daerah-daerah yang memiliki lokasi geografis sulit dan seringkali tidak bisa ditembus dengan transportasi laut saat musim badai karena ombaknya terlampau tinggi. (Sumber). Diharapkan warga miangas tak lagi makan laluga (talas hutan) saat musim badai datang karena bahan pokok bisa dikirim melalui udara dan papa mama tidak lagi bakalahi akibat tidak ada rokok lagi yang dijual disana selama musim badai.

Bandara Pulau Miangas
Bandara Pulau Miangas

Disisi lain, kehadiran Bandara di Pulau Miangas akan membuka destinasi baru Wisata Bahari di Nusa Utara yang akan membuat banyak orang berdatangan untuk berwisata ke Pulau Miangas yang air lautnya begitu jernih dengan deburan ombak yang dasyat di gua pulau kecil Tanjung Bora yang jarang bisa ditemui di tempat lain, memancing ikan tradisional di perairan tanjung wora dengan umpan komang bilolo, sotong atau kain tiras atau ikut bajubi bersama warga miangas yang menangkap ikan dengan tombak (jubi) dengan menyelam.

Menjelang dioperasikannya Bandara Miangas di akhir tahun 2016 ini atau di awal tahun 2017 nanti ada baiknya warga miangas mulai membenahi rumahnya untuk menyambut para pengunjung (wisatawan) yang akan berdatangan untuk disewakan, dijadikan homestay dengan memperbaiki kamar mandi khususnya dan kamar tidur layaknya kamar mandi dan kamar hotel, setara hotel melati sudah cukup tidak perlu terlalu mewah yang penting privasi pengunjung terjaga.

hutan_miangas2
Hutan dan Kebun Kelapa di Pulau Miangas. Dok. Ferdi RZ

Sewa homestaynya jangan terlalu mahal, Rp.100-200 ribu semalam sudah cukup, tetapi pemilik rumah bisa menjual nilai tambah lainnya seperti menyediakan makanan khas miangas, rica-rica, dabu-dabu, Ikan Bakar, Lobster dll menjadi pemandu wisata ke Makam keramat  termasuk jasa menyewakan perahu untuk berkeliling pulau, memancing ikan dll terlebih jika ditemukannya spot untuk snorkelling. Untuk yang satu ini, warga Miangas perlu membeli kamera bawah air untuk mengabadikan moment di bawah air saat snorkelling atau bajubi.

Kehadiran Bandara yang didukung keberadaan sinyal Telkomsel disana beserta internetnya serta didukung ketersediaan listrik PLN dari panel surya 24 jam bisa membuka peluang usaha baru wisata bahari untuk warga Miangas dengan membuat paket-paket wisata secara online yang disesuaikan jadwal kedatangan dan keberangkatan pesawat dan Kapal Laut seperti paket Manami, Paket Ilarung dll.

Selamat datang Miangas diajang Wisata Bahari ! [Ferdi Rosman Feizal/End]

Artikel ini telah diupload di : Bandara Pulau Miangas Membuka Peluang Usaha Baru : Wisata Bahari!

Pekalongan, 1 Juni 2016

Penulis :
Ferdi Rosman Feizal
Telkomsel +62 822 2118 7752
email ferdirosman@gmail.com
follow @ferdirosman

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    284
    Shares
Follow Travelnatic:

Travelnatic Magazine is magazine about tourism and traveling in Indonesia or by Indonesian. Every people can shared their travel story here. Send me by email at redaksi@travelnatic.com

Komentar Pembaca