TEBING PUTIH DAN ANCAMAN PABRIK-PABRIK DI KAWASAN KARST GOMBONG SELATAN

posted in: Destination | 0

“Bukan perkara gampang menahan hawa nafsu pada Ramadhan, namun panjat tebing perlu dicoba untuk belajar bagaimana memerdekakan diri dari godaan warteg yang buka setengah pintu.”

Dengan misi untuk memperoleh keberkahan Ramadhan, saya dan teman-teman kelompok mahasiswa pencinta alam di salah satu perguruan tinggi di Purwokerto melakukan pemanjatan di tebing alam di daerah Kebumen Jawa Tengah.

Tebing Putih kami pilih sebagai spot kami memanjat kali ini. Kondisi berpuasa, bukan berarti harus berbuka terlebih dahulu untuk berolahraga, apalagi panjat tebing. “Bukan perkara gampang menahan hawa nafsu pada Ramadhan, panjat tebing perlu dicoba untuk belajar bagaimana memerdekakan diri dari godaan warteg yang buka setengah pintu.” sahut Fadel.

Bagi kami, selepas Ashar menjadi waktu yang pas untuk memanjat. Mengolah sisa-sisa tenaga untuk menyelesaikan beberapa jalur adalah kenikmatan tersendiri dibulan puasa bagi kami. Ada banyak spot yang dapat di panjat di tebing Putih.Tterdapat delapan jalur yang sudah terpasang pengaman permanen. Memanjat sore hari disini juga dapat menikmati sunset yang manis.

Sedikit mengenal tebing Putih, tebing yang terletak di desa Candirenggo kecamatan Ayah Kebumen ini, merupakan daerah kawasan Kars Gombong Selatan. Kawasan ini sangat kaya akan objek wisata, baik Gua maupun Tebing dengan pemandangan yang sangat indah.

Teman-teman yang berminat memanjat di Tebing Putih juga dapat menyambangi gua yang masih dalam satu tempat dengan tebing. Gua Petruk namanya. Dapat juga bergeser ke arah Selatan tidak jauh dari lokasi, teman-teman dapat menikmati angin sore di Pantai Jetis.

Di malam hari, kami lengkapi dengan sesi sharing kecil-kecilan. Mengingat Tebing Putih dengan ketinggian sekitar lebih dari dua puluh meter berada pada Kawasan Kars Gombong Selatan, Kabupaten Kebumen, memiliki banyak tantangan yang sedang dihadapi. Salah satunya adalah pembangunan pabrik semen yang sudah dari sejak 2015 awal di tolak oleh masyarakat sekitar.

Teman-teman sepakat, mereka ingin membantu dalam advokasi. Salah satunya dengan cara pembuatan beberapa jalur panjat di beberapa tebing yang ada di sekitar Karst Gombong Selatan. Mereka berharap, dapat memberikan ruang dimana tebing masih menjadi tempat olahraga dan juga wisata.

Galeri Foto

(01) Menikmati senja di Tebing Putih. Foto: Dokumentasi Tian Firza

 

(02) Mulut gua Petruk sebagai alternatif tujuan setelah Tebing Putih. Foto: Dokumentasi Tian Firza

 

(03) Pemandangan sore hari nelayan pencari ikan dengan teknik menjaring di pantai Jetis. Foto: Dokumentasi Tian Firza

 

(04) Salah satu jalur panjat di Tebing Putih. Foto: Dokumentasi Tian Firza

 

(05) Salah satu jalur panjat di Tebing Putih. Foto: Dokumentasi Tian Firza

 

Sebarkan :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *