Terry Endropoetro : Jelajahi Indonesia dengan tanggungjawab dan Cinta

Terry Endropoetro di kapal penyeberangan. Photo doc. Terry Endropoetro

Lalu menurut Kak Terry, apakah saat ini transportasi di Indonesia sudah mendukung pariwisata Indonesia?

Soal transportasi menurut saya jadwal kereta cukup baik. Pesawat juga OK, nah soal delay ya tergantung ‘pilihan’ dan nasib. Nah, kalau jadwal regular Pelni masih suka bikin deg-degan. Biasanya terkendala cuaca, gelombang laut dan docking. Moga-moga kedepannya lebih baik. Maunya sih jadwal transportasi umum terintegrasi alias nyambung-nyambung supaya efektif, misalnya pesawat ke kereta waktunya bisa pas. Jangan lupa, transportasi di daerah tak sebanyak di kota-kota besar di Jawa. Jadi cek jadwal transportasi lokal hukumnya wajib! Kalau di daerah jangan manja-manja amatlah misalnya harus pakai mobil sewaan, iya kalau ada. Padahal naik transportasi lokal seru lho!

Selain transportasi, apakah Kakak ada pengalaman menarik saat membeli tiket?

Ada dong! Waktu di Ambon go show beli tiket Ambon-Jakarta harganya 3,5 juta. Akhirnya nginep satu malam besoknya harga sudah lebih murah. Kemarin juga kehabisan tiket pesawat ke Belitung mau lihat gerhana. Eh, ini sih kesalahan saya sendiri, nggak beli jauh-jauh hari. Tapi yang paling menarik waktu mau ke Banda Neira 2014, saat jadwal maskapai Merpati dari Ambon acak-kadut. Akhirnya kami (ber-25 orang) memutuskan sewa kapal motor yang biasanya bawa bahan makanan dari Ambon ke Banda Neira, 10 jam berlayar! Sepulang dari Banda Neira naik kapal yang sama, ada 15 turis asing yang nebeng pulang ke Ambon karena ‘Merpati ingkar janji’.

Seruuuu! Bagi-bagi cerita dong Kak tentang pengalaman traveling kak Terry dengan budget yang minim

Hihihi pengalaman seru dan minim budget misalnya di perjalanan naik sepeda bareng Danny Ramadhan di Belitung. Kere tapi pengen jalan-jalan. Bawa sepeda, bawa tenda. Turun pesawat sepeda dirakit, digowes sampai Tj. Binga terus nyebrang numpang perahu nelayan ke Pulau Lengkuas. Sampai di Pulau Lengkuas izin sama petugas untuk pasang tenda dan nginep di sana. Disana kami bantu bersih-bersih pantai juga.

Wah bisa dicoba nih. Terakhir nih kak, ada nggak tips dan trik agar bias tetap traveling dengan budget minim?

Kalo mau trip irit ya sharing cost dengan teman-teman, semua pengeluaran dibagi rata dan dibayar patungan. Sama-sama senang, sama-sama susah. Kalau bepergian sendiri, saya pilih hostel atau hotel murah, toh cuma untuk taruh ransel, mandi, dan tidur. Selebihnya kan menjelajah kota. Beruntung lagi kalau ada teman di kota tujuan, yang menawarkan rumahnya untuk tempat menginap. Tapi mau seirit apapun tetap punya uang saku yang cukup ya, tapi digunakan seirit mungkin! Uang cadangan untuk hal-hal darurat.

Pastinya kak! Senang sekali bisa belajar banyak dari kak Terry malam ini, terima kasih atas sharing-sharingnya kak Terry.

Semoga traveler fanatic mendapatkan banyak info, tips dan trik dari #TNtwitview dengan Kak Terry Endropoetro. Mari menjelajah dan mari cinta Indonesia lebih banyak lagi. Sekian #TNTwitView #sesi1 ini. Adios! 🙂

Untuk melihat artikel dan cerita perjalanan Kak Terry, pembaca dapat menghubungi blog dan akun sosial media narasumber di : www.negerisendiri.com, twitter : @NegeriID

Oleh : Jeanette Esmeralda Parera

Narasumber : Terry Endropoetro

Bagikan artikel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *