Tips agar Tidak Ngantuk Saat Berkendara

Bagi anda yang sering berwisata dengan kendaraan roda dua dan roda 4, barangkali tips berikut ini sangat berguna untuk anda. Salah satunya Laka lantas di seluruh dunia akibat mengemudi mobil didominasi oleh keteledoran pengemudi (human error). Penyebab human error ini bermacam-macam mulai dari substance induced seperti dalam pengaruh alkohol dan obat-obatan (medication ataupun leisure) sampai dengan hal remeh seperti attention distraction—yaitu mengemudi sambil mengobrol, texting, atau menelepon—atau bisa jadi hal natural seperti mengantuk. Mengantuk ketika mengemudikan mobil memakan persentase yang besar dalam human error yang ujung-ujungnya menjadi penyebab laka lantas. Data dari kecelakaan parah di Amerika Serikat pada tahun 2017 menurut sleepfoundation.org menunjukkan 91000 kecelakaan dan 800 korban jiwa terjadi akibat mengemudikan mobil dalam keadaan mengantuk.

Mengantuk. Apakah Anda pernah mengantuk ketika mengemudikan mobil? Jika Anda cukup lama mengemudi mobil dan pernah mengemudi di malam hari (sangat larut) ataupun mengemudi perjalanan jarak jauh (perjalanan diatas 3 jam), pasti Anda pernah merasakan mengantuk. Tahukah Anda bahwa mengantuk ketika mengemudi sangatlah berbahaya. Mengantuk akut mempengaruhi tubuh sama atau lebih parah daripada pengaruh alkohol. Berikut beberapa fungsi tubuh yang melemah ketika seseorang berada dalam keadaan mengantuk

  • Tekanan darah
  • Detak jantung
  • Keakuratan penglihatan
  • Kemampuan mata untuk adaptasi di tempat gelap
  • Reaksi terhadap suara
  • Reaksi terhadap cahaya
  • Depth perception, kemampuan mengira-ngira jarak
  • Kemampuan mengira-ngira kecepatan

Dengan fungsi tubuh yang melemah diatas, tidaklah heran jika mengantuk memakan persentase yang besar dalam human error yang ujung-ujungnya menjadi penyebab laka lantas.

Drowsy-Driving, mengantuk kala mengemudi dapat menjadi fatal dan berbahaya untuk Anda dan orang lain. credit: sleepfoundation.org

Terus apa tanda-tanda mengantuk yang dapat menyebabkan laka lantas. Berikut adalah list dari kondisi mengantuk yang merupakan tanda-tanda menurunnya fungsi tubuh (yang mana tubuh berkomunikasi kepada Anda bahwa dia memerlukan istirahat) :

  • Anda menguap berulang-ulang, dan semakin lama semakin sering. Menguap adalah proses tubuh yang lekat dengan mengantuk. Menguap dilakukan tubuh ketika kebutuhan oksigen untuk otak dirasa kurang oleh tubuh. Gerakan menguap memberikan oksigen relatif lebih banyak dibandingkan dengan bernafas biasa
  • Anda tidak ingat Anda berada dimana dan bagaimana Anda bisa berada disana. Ini adalah tanda mengantuk yang sangat parah. Penulis bahkan pernah sangat mengantuk yang menyebabkan penulis tidak ingat sedang berada di mana padahal penulis sebenarnya berada di kawasan yang sangat penulis ingat. Perlu beberapa detik berpikir dan mengingat-ingat yang akhirnya mengembalikan ingatan penulis akan tempat tersebut.
  • Pikiran Anda tidak fokus ke jalan. Bahkan di kasus yang sangat parah, pikiran Anda melayang-layang ke aktivitas tidur.
  • Pelupuk mata Anda terasa sangat berat. Ini adalah salah satu tanda Anda mengantuk dan butuh lekas-lekas tidur
  • Anda merasa bahwa kepala Anda mulai bergoyang-goyang ke suatu arah. Entah kesamping atau kedepan. Entah mengangguk-angguk atau tiba-tiba kepala Anda membentur kemudi. Ini terjadi ketika Anda berada dalam kondisi sangat mengantuk
  • Anda tiba-tiba sadar kalau Anda salah belok.
  • Pengemudi lainnya mengklakson Anda karena Anda mengemudi tidak hati-hati
  • Dan masih banyak lagi contoh.

Tanda-tanda diatas adalah tanda-tanda dimana Anda sangat membutuhkan tidur. Kondisi mengantuk diatas, jika dipaksakan untuk mengemudi memberikan kemungkinan sangat besar untuk menyebabkan laka lantas.

Lantas, apakah ada tip dan trik untuk menghadapi rasa kantuk ini? Ada. Berikut adalah tip dan triknya.

  1. Rencanakan waktu mengemudi Anda. Jangan meminum alkohol beberapa jam sebelum waktu mengemudi. Tubuh yang berada dalam pengaruh alkohol meberikan rasa mengantuk yang lebih parah dibanding jika tubuh tidak berada dalam pengaruh alkohol.
  2. Jika memungkinkan, carilah teman mengemudi, syukur-syukur teman mengemudi ini dapat juga mengemudikan kendaraan. Akan tetapi, walaupun teman mengemudi Anda ini tidak dapat menggantikan Anda mengemudikan mobil tetap saja keberadaan orang lain di dalam mobil selain diri Anda memberikan efek psikologis positif yang dapat melemahkan rasa mengantuk Anda. Anda menjadi tidak gampang bosan karena sepanjang perjalanan ada teman mengobrol dan teman mengemudi Anda ini dapat mengingatkan Anda jika Anda mulai ceroboh dalam mengemudi
  3. Jika memungkinkan, tidurlah cukup sehari sebelum perjalanan jauh. Seperti kata Rhoma Irama di dalam lirik lagu begadang, “begadang jangan begadang, kalau tiada artinya.”
  4. Atur waktu mengemudi Anda. Jangan mengemudikan kendaraan di waktu Anda biasanya tidur. Mulailah mengemudi ketika Anda sedang segar-segarnya atau jika memungkinkan, mulailah mengemudi sekitar satu jam ketika Anda bangun tidur normal.
  5. Atur postur kursi di dalam mobil. Aturlah agar postur tubuh berada dalam kondisi tegak. Postur tubuh yang tegak ketika mengemudikan mobil jauh lebih memberikan keuntungan dibandingkan postur tubuh yang relax. Selain Anda lebih tanggap dalam memberikan refleks, Anda juga akan lebih lama sebelum diserang rasa kantuk.
  6. Jika boleh minum kafein, minumlah kafein sebelum menyetir dan ketika sedang beristirahat.
  7. Apabila satu atau lebih tanda-tanda mengantuk yang dapat menyebabkan laka lantas seperti diatas mulai Anda alami, segeralah menepi dan cari tempat istirahat yang aman untuk Anda dan mobil Anda. Jika Anda buru-buru, maka pasang alarm dan tidurlah 15 sampai dengan 20 menit. Jika Anda tidak buru-buru, tidurlah sampai Anda terbangun natural.

Tip dan trik diatas sangat baik diterapkan jika Anda mengemudikan mobil Anda untuk jalan-jalan ke tempat yang jauh ataupun pergi mudik bersama keluarga. Tetaplah aman di jalan dan jaga kondisi tubuh Anda. [End]

Bagikan artikel