TIPS TRAVELING DISAAT PANDEMI

Ratusan tahun silam, Ibnu Battuta berperjalanan dari Maroko ke Mekkah. Di sepanjang perjalanan dia menjumpai berbagai bentuk kehancuran yang diakibatkan oleh pandemi Maut Hitam, atau yang oleh Barat dikenal dengan sebutan “Black Death”. Bagaimana dia bisa selamat dari pandemi yang ganas itu?


Petani berwisata (baca : bekerja) di kebunnya masing-masing. Dokumentasi oleh Nurul Amin

Sayang sekali tidak ada catatan dan dia (Ibnu Battuta) pun tidak memberitahu kita, bagaimana dia bisa selamat. Bahkan ketika melanjutkan perjalanan dari Mekkah ke Asia (termasuk ke Indonesia) itu masih dalam rentang waktu dimana pandemi Maut Hitam merebak di berbagai negara (saat itu kebanyakan negara berbentuk kerajaan).

Hari ini Pandemi Covid-19 meluluhlantakkan sektor pariwisata dan perjalanan di seluruh dunia. Sektor transportasi udara, yang jadi jembatan utama perjalanan masa kini nyaris dihentikan untuk transportasi orang. Banyak negara menutup pintu masuk internasional. Wisatawan yang terperangkap di suatu negara mengalami “halangan” transportasi untuk kembali ke negaranya masing-masing. Ada yang mengajukan perpanjangan visa, ada yang dijemput oleh negaranya masing-masing, ada yang dikarantina dan tidak bisa keluar karena terinfeksi virus. Macam-macam.

Wisatawan lokal mengalami hal yang kurang lebih sama saja. Di Indonesia, di banyak tempat transportasi angkutan manusia masih berjalan normal meski ada pembatasan dan terjadi banyak kesulitan. Namun, pemahaman akan risiko terpapar virus membuat orang enggan beranjak jauh dari rumah. Namun tentu saja tetap ada yang nekat melakukan perjalanan wisata, dengan berbagai alasannya.

Untuk menghormati anjuran pemerintah (yang berubah-ubah) soal protokol kesehatan selama pandemi ini, dan untuk menghormati segenap pihak yang telah berupaya keras untuk menghentikan/mengurangi penularan virus, maka kami tidak akan memberikan tips apapun untuk berwisata selama pandemi ini berlangsung 😁. Sebaiknya anda menahan diri hingga pandemi selesai dan segala sesuatunya kembali normal. Dan sebaiknya anda membaca artikel-artikel di www.travelnatic.com saja. [End]

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *